Idrus Marham Tahu Orang yang Minta Rp10 Miliar

0
328
foto untuk bahan advetorial tgl 10 nop 2016 (kang dedi mulyadibupati purwakarta)

PURWAKARTA, jeluka.id (29 September): Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi siap Untuk mengkonfirmasi pelaku ‘pemalakan’ jika dipanggil oleh Dewan Pembina atau Dewan Kehormatan Partai Golkar. Sebelum dibeberkan ke publik Dedi Mulyadi mengaku adanya permintaan uang mahar tersebut telah disampaikan ke pengurus DPP namun tidak ditanggapi.

“Apabila dibutuhkan guna memberikan penjelasan komprehensif soal uang mahar sebesar Rp10 miliar saya siap. Terlebih, pelaku tersebut sudah membawa nama Partai Golkar meskipun bukan merupakan pengurus,” kata Dedi Mulyadi di Purwakarta, Kamis (28/9).

Dedi Mulyadi mengaku bahwa dirinya sudah lama melaporkan otokritik dan keluhannya terkait permintaan ‘mahar politik’ sebesar Rp10 miliar kepada elit DPP Partai Golkar sejak jauh-jauh hari. Namun tidak ada tanggapan.
“Keluhan itu sudah lama saya sampaikan kepada pihak DPP Golkar, kepada Sekjen Golkar, Pak Idrus Marham dan saya rasa Pak Idrus sudah tahu orang yang meminta mahar tersebut”, ungkap Dedi.

Pelaporan tersebut didasarkan pada kekhawatiran Ketua DPD Golkar Jabar yang juga menjabat Bupati Purwakarta akan tercorengnya marwah partai atas kelakuan oknum tersebut. Dedi tidak merasa khawatir apabila pernyataan yang di lontarkan dalam orasi di depan para kader Partai Golkar di Jawa Barat pada Selasa (26/9) akan semakin menghambat proses keluarnya rekomendasi untuk dirinya.

“Kalau dianggap menghambat rekomendasi, saya kira tidak ya, ini kan untuk menjaga marwah partai karenanya saya langsung lapor saat itu juga bahkan kepada Ketua Umum pun saya melapor,” terang Dedi.

Dedi Mulyadi berharap krisis yang tengah melanda Partai Golkar hari ini tidak diperparah oleh oknum-oknum penjual nama partai karena akan semakin membuat partai ini berada di titik nadir.(jlk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here